Cassini

Cassini — Edgecore AS7716-24SC

Cassini AS7716-24SC

Cassini (AS7716-24SC) adalah perangkat 100GbE coherent switch / packet transponder dengan form factor 1.5 RU yang dirancang untuk menggabungkan fungsi switching dan transport optik (DWDM/DCO). Perangkat ini cocok untuk inter-datacenter, metro dan long-haul network yang membutuhkan 100G/200G kapasitas tinggi serta fleksibilitas modul optik.


Ringkasan Spesifikasi Cassini AS7716-24C

Item Nilai / Penjelasan
Model AS7716-24SC (Cassini)
Form factor 1.5 RU
Switching fabric / throughput 3.2 Tbps (full duplex)
Switch ASIC Broadcom StrataXGS™ Tomahawk™ Plus
Port tetap 16 × QSFP28 (setiap port 1×40/100GbE; breakout ke 4×25/10Gbps) [LED mode tersedia untuk 100/40/25/10]
Slot ekspansi 8 × line-card slot (untuk QSFP28 / ACO / DCO CFP2 module) — mix fleksibel untuk 200G/DCO.
CPU & storage Intel® Xeon® D-1518 (4-core), DDR4 SO-DIMM 8 GB ×2, m.2 SSD 32 GB (MLC).
MACsec Dukungan MACsec untuk link client & metro/WAN.
ONIE ONIE pre-loaded (pasang NOS sesuai pilihan).
PSU 1+1 redundant, hot-swappable (AC 100–240VAC / DC -40 to -72V opsi).
Power consumption 1,035 W (max—quick start) / ≈1,100 W (full loading—datasheet note).
Cooling Redundant fan trays (3+1 dual-rotor assemblies); airflow harus konsisten antara PSU & fan tray (F2B atau B2F).
Dimensi (WxDxH) 442.5 × 550 × 66 mm (17.42 × 21.65 × 2.6 in).
Berat (net) 11.6 kg (dengan 2 PSUs terpasang).
Lingkungan operasi 0°C to 45°C; storage -40°C to 70°C; humidity 5%–95% non-condensing.

Penjelasan detail

1. Arsitektur umum & tujuan

  • Kombinasi switch + transport: Cassini menyatukan switching high-capacity (3.2 Tbps) dengan kemampuan memasang modul optik koheren (DCO/ACO) — sehingga operator dapat mengurangi jumlah perangkat di path DWDM dan tetap menjalankan fungsi L2/L3 di tempat yang sama. Ini membuat deploy inter-datacenter dan metro lebih ringkas dan murah dalam manajemen.

2. Port & line-card

  • Port tetap 16×QSFP28: untuk koneksi 100G (atau mode 40G), tiap port mendukung breakout (4 × 25G atau 4 × 10G). LED pada tiap QSFP28 menunjukan mode link (biru = 100G, oranye = 40G, putih/green untuk breakout).
  • 8 slot line-card: bisa diisi ACO (analog coherent optics CFP2), DCO (digital coherent optics CFP2), atau QSFP28 expansion card — memungkinkan konfigurasi hybrid (client non-coherent + line-side coherent). Rasio non-coherent : coherent yang didukung bisa fleksibel (mis. 1:1 sampai 15:1 tergantung skenario).

3. DCO vs ACO vs QSFP28

  • QSFP28 = transceiver non-coherent 100G (client side).
  • ACO (analog coherent optics) dan DCO (digital coherent optics) adalah opsi line-side untuk transmisi DWDM jarak jauh; DCO biasanya menawarkan kemampuan hot-swap di platform ini (catatan: line-card DCO mendukung hot-swap, ACO dan QSFP28 tidak — pasang ACO/QSFP28 saat sistem mati).

4. Performa switching & tabel forwarding

  • Perangkat memakai Broadcom Tomahawk+ yang memberikan throughput besar (3.2 Tbps) dan mendukung jumbo frames hingga 9216 bytes. Kapasitas tabel (MAC/VLAN/LPM/host) dipengaruhi oleh NOS yang dipasang, namun tipikal nilai tertera pada datasheet (contoh: IPv4/IPv6 LPM dan host entry berkisar pada puluhan ribu entri tergantung mode).

5. CPU, memori & storage (untuk NOS/manajemen)

  • Kontrol plane memakai Intel® Xeon® D-1518 4-core; memori DDR4 SO-DIMM (8GB ×2) dan penyimpanan m.2 32GB. Artinya platform ini cukup kuat untuk menjalankan NOS komersial maupun beberapa NOS open-source. Pastikan NOS pilihan Anda kompatibel dengan ONIE.

6. Power, pendinginan & pemasangan rack

  • PSU: 1+1 redundant, hot-swappable; mendukung AC 100–240VAC atau DC -40 to -72V (opsi). Saat beban penuh, sistem dapat mengonsumsi ~1,035–1,100 W tergantung konfigurasi kartu & modul. Catatan: bila menggunakan low-line VAC, dianjurkan pakai 2 PSU.
  • Arus & airflow: Semua modul PSU dan fan tray harus memiliki arah airflow yang sama (front-to-back atau back-to-front). Pastikan grounding rack sesuai standard dan gunakan dua orang untuk memasang di rack (karena berat).

7. Hot-swap & peringatan instalasi

  • Hot-swap: DCO linecards = hot-swappable; ACO dan QSFP28 linecards = tidak hot-swappable (harus matikan sistem sebelum pemasangan). Namun transceiver (SFP/QSFP) dapat dihot-swap pada semua linecards. Selalu perhatikan arah aliran udara saat memasang modul PSU/fan.

8. Manajemen & software

  • Preloaded ONIE memudahkan pemasangan NOS pilihan (open source atau komersial). Port manajemen: RJ-45 100/1000Base-T, konsol RJ-45 (ke DB-9), dan USB untuk penyimpanan installer atau log. Platform ini juga menyertakan transport library (API) untuk monitoring/otomatisasi L1. Dukungan MACsec memungkinkan enkripsi link client maupun metro.

9. LED & indikator cepat

  • Status normal: PSU1/PSU2, Diag, dan Fan LED → hijau.
  • QSFP28 port LEDs: 1 LED biru = 100G; 1 LED oranye = 40G; 1–4 LED putih = 25G breakout; 1–4 LED hijau = 10G breakout. (Gunakan LED untuk verifikasi cepat mode link).

Best practices & checklist sebelum produksi

  1. Uji interoperabilitas linecard DCO/ACO dan transceiver yang akan dipakai — modul koheren sensitif dengan DSP/vendor.
  2. Pastikan perencanaan daya (1100 W+ headroom) dan pendinginan untuk konfigurasi penuh.
  3. Gunakan 2 orang untuk pemasangan rack & grounding dengan benar.
  4. Lakukan uji NOS di lab sebelum deploy (karena banyak fitur bergantung pada NOS).
  5. Catat batas hot-swap: jangan memasang ACO/QSFP28 tanpa mematikan unit. Gunakan DCO jika butuh hot-swap linecard.

Use cases ideal

  • Inter-Datacenter Connect (short/metro/long-haul) dengan kebutuhan 100G/200G.
  • Operator metro yang ingin menggabungkan switching & optical transport dalam satu box.
  • Migrasi jaringan dari 10/40G ke 100G tanpa mengganti keseluruhan infrastruktur DWDM.

results matching ""

    No results matching ""